Model dan Notasi Proses Bisnis (BPMN) adalah notasi grafis standar yang menyediakan metode untuk memvisualisasikan proses bisnis dalam suatu alur kerja. Salah satu fitur utama BPMN adalah penggunaan swimlane, yang membantu mengorganisasi dan memperjelas peran serta tanggung jawab berbagai peserta dalam suatu proses. Panduan ini akan menjelajahi konsep swimlane, strukturnya, dan cara menggunakan mereka secara efektif dalam diagram BPMN.

Dalam BPMN, sebuah pool mewakili peserta dalam kolaborasi, yang dapat berupa perusahaan atau peran dalam perusahaan. Setiap pool dapat berisi satu atau lebih lane, yang digunakan untuk lebih membedakan tanggung jawab antara peran, sistem, atau departemen yang berbeda.
Sebuah pool kotak putih bisa mewakili departemen pemrosesan pesanan perusahaan, yang menjelaskan langkah-langkah yang terlibat dalam pemrosesan pesanan, seperti menerima pesanan, memeriksa stok, dan mengirim produk.
Sebuah pool kotak hitam bisa mewakili pemasok dalam proses rantai pasok, di mana proses internal pemasok tidak diungkapkan, tetapi titik-titik interaksi (alur pesan) dengan perusahaan yang memesan ditampilkan.

Lane dalam sebuah pool membantu mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab atas aktivitas tertentu. Mereka dapat mewakili berbagai entitas, seperti peran, sistem, atau departemen.
Dalam proses pemenuhan pesanan, lintasan bisa mencakup:
Sublintasan dapat digunakan untuk memberikan detail tambahan dalam suatu lintasan, sering kali mewakili peran bawahan atau tugas tertentu. Sebagai contoh, dalam lintasan Gudang, sublintasan bisa mewakili peran yang berbeda seperti Pengemudi Forklift dan Pemilih.
Sebuah Model Orkestrasi menjelaskan bagaimana satu peserta mengoordinasikan serangkaian aktivitas. Model ini dapat dibandingkan dengan tim olahraga, di mana quarterback (pengoordinasi) mengatur strategi dan menugaskan peran kepada anggota tim.
Dalam analogi sepak bola:
Praktik Terbaik dalam Menggunakan Lintasan
Swimlane BPMN adalah alat yang kuat untuk memvisualisasikan dan mengorganisasi proses bisnis. Dengan menggunakan kolam dan jalur secara efektif, organisasi dapat memperjelas peran, tanggung jawab, dan interaksi, yang mengarah pada peningkatan komunikasi dan efisiensi. Baik saat memodelkan proses sederhana maupun kolaborasi yang kompleks, memahami dan menerapkan swimlane akan meningkatkan diagram BPMN Anda dan memfasilitasi manajemen proses yang lebih baik.